Type something and hit enter

ads here
By On
advertise here
Siapa yang tidak mengenal K-Pop? Iya, 'virus' ini seakan sudah menjangkiti sebagian besar kaum millenial yang ada di Indonesia. Tapi, kalau dipikir lebih jauh? Apasih gunanya ngefans secara berlebihan sama artis K-Pop? Sampai-sampai semua gayanya diikuti dan seakan-akan 'menuhankannya'. Cinta berelebihan itu tidak baik, karena itu akan menimbulkan keterikatan. Jangan sampai cinta kepada makhluk mengalahkan cinta kepada Allah.

Cara Hijrah dari Dunia K-Pop

Baik, bagi Anda yang betul-betul ingin hijrah dari K-Pop, maka cara Hijrah dari K-Pop di bawah ini mungkin bisa menjadi sebagian kecil solusi bagi Anda:

Niat

Yang pertama adalah niat, suatu amalan besar bisa jadi kecil karena niat, begitu pula sebaliknya, apa dan kecil bisa menjadi besar karena niat. jika anda benar-benar ingin lepas dari yang namanya K-Pop, maka anda harus menanamkan di dalam diri bahwa saya lepas dari K-Pop karena Allah bukan karena yang lain. dan tanamkan juga dalam diri untuk tidak kembali lagi pada kebiasaan tersebut karena bisa menjerumuskan kepada kemaksiatan sehingga semakin menjauh dari Allah subhanahu wa ta'ala.

Mantapkan hubungan dengan Allah.

Maksudnya bagaimana? Kita semakin mendekatkan diri kepada Allah dengan mematuhi perintahNya dan menjauhi segala laranganNya. Hal ini dimaksudkan agar kita terbiasa dengan perbuatan yang baik sehingga tidak ada kesempatan lagi untuk kembali pada kebiasaan lama seperti kpop. Coba direnungkan, apakah ketika anda menonton K-Pop, Anda juga semakin dekat dengan Allah atau minimal apakah ibadahnya tepat waktu? Coba tanyakan kepada diri anda masing-masing.

Dekatkan diri dengan Al-Qur'an

Orang yang sudah terbiasa dengan mendengarkan musik atau menonton sesuatu yang tidak bermanfaat secara otomatis akan dijauhi oleh Alquran. jadi jangan heran kalau misalnya banyak orang penggemar kpop itu jauh dari Alquran dan yang lebih parahnya lagi mereka malah tidak bisa membaca al-qur'an dengan lancar karena disibukkan dengan kegiatan kegiatan sia-sia seperti mendengarkan musik K-Pop atau menonton drama Korea. Sehingga tidak ada waktunya untuk membaca Alquran. Kalau Anda memang berniat untuk hijrah dari K-Pop perbanyak membaca Alquran, kenapa? Karena dengan membaca al-quran hati menjadi tenang selain itu, bisa membuat seseorang yang perlahan-lahan meninggalkan kebiasaan maksiatnya. Perlu digaris bawahi di sini, musik dan Alquran itu saling bertolak belakang. Orang yang menyukai musik K-Pop, pasti akan jauh dengan Alquran. Orang yang dekat dengan Alquran pasti jauh dengan yang namanya musik kpop.

Buanglah yang berhubungan dengan K-Pop di rumahmu dan di perangkat elektronik.

Ini adalah usaha yang paling penting, mana mungkin seseorang bisa lepas dari yang namanya maksiat. kalau dia tidak memikirkan sesuatu yang bisa mendatangkan maksiat kepadanya. Begitu pula dengan kpop. Kalau memang benar-benar mau lepas dari yang namanya kpop. Maka singkirkan semua barang-barang di kamar yang berhubungan dengan kpop. dan hapus semua file di HP serta di laptop yang berhubungan dengan K-Pop. Selain itu jangan pernah lagi mengubris berita-berita tentang K-Pop. Ya mungkin awalnya terasa berat, akan tetapi jika kamu memiliki tekad yang kuat untuk lepas maka ini akan terasa ringan. Secara perlahan kau akan bisa move on dari kpop.

Cari teman Sholeh

Setelah menyingkirkan semua yang berkaitan dengan kpop, maka mulailah untuk mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan agama Islam. Seperti belajar mengaji, belajar ilmu syar'i, dan lain-lain. Selain itu yang tak kalah penting, carilah teman yang bisa mendukung kamu untuk bisa betul-betul lepas dari kpop. dan jangan kembali kepada teman yang sama-sama menyukai ibu karena khawatir nya kamu akan kembali ke kebiasaan yang dulu.Bukankah agama seseorang itu tergantung dari agama temannya? maka carilah teman yang bisa kita temani di dunia dan juga di akhirat.

Itulah cara agar bisa hijrah dari K-Pop. Semoga bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Silahkan dibagian kepada teman Anda yang sedang berusaha juga untuk meninggalkan masa lalu yang kelam dan bergelimang maksiat. Semoga Allah selalu memudahkan langkah-langkah kita untuk bertahan di atas agamaNya. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Click to comment