Cara Cepat dan Mudah Hijrah dari Musik (Saatnya Meninggalkan Musik)

Cara Mudah Hijrah dari Musik - Siapa yang Tidak Tahu Musik? Di penghujung zaman ini, nampaknya semua lapisan masyarakat di seluruh dunia pasti sudah mengetahui tentang musik. Bahkan ada sebagian dari kita yang menjadikan musik sebagai santapan setiap hari. Begitu pula yang menimpa Fulan, hari-harinya selalu diiringi lagu dan musik. Namun, hidupnya berubah 180 derajat setelah Allah memberinya hidayah dan mengenalkannya pada Al Haq (Al-Quran dan As Sunnah). Sejak saat itu, ia mulai melepaskan kebiasaan lamanya yang menjauhi semua jenis musik atau nyanyian dan mulai mendekati Alquran yang membuatnya semakin mencintai dan merindukan Tuhannya.
Cara Cepat dan Mudah Hijrah dari Musik

Lalu pertanyaannya adalah: apa yang membuat hati para Fulani berpaling dari musik dan mendekati Alquran? Tentunya karena diberi taufiq oleh Allah dan disiram dengan ilmu syar'i. Dengan ilmu yang didapatnya, hatinya mulai bergerak. Mengetahui dalil-dalil dari Alquran dan Hadis yang membahas bahaya musik, dia mulai meninggalkannya secara perlahan. Selain itu, ia juga merujuk pada perkataan ulama salaf yang menerima bahwa musik itu haram.

Sebuah riwayat dari seorang Abu 'Amir atau Abu Malik Al Asy'ari menceritakan bahwasanya dia tidak berbohong, jadi dia mengucapkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
“Sungguh, benar-benar akan ada di kalangan umatku sekelompok orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan alat musik. Dan beberapa kelompok orang akan singgah di lereng gunung dengan binatang ternak mereka. Seorang yang fakir mendatangi mereka untuk suatu keperluan, lalu mereka berkata, ‘Kembalilah kepada kami esok hari.’ Kemudian Allah mendatangkan siksaan kepada mereka dan menimpakan gunung kepada mereka serta Allah mengubah sebagian mereka menjadi kera dan babi hingga hari kiamat." [H.R. Bukhari] Jika dikatakan menghalalkan musik, berarti musik itu haram.
Lantas, bagaimana cara hijrah dari musik? Berikut ini akan dijelaskan mengenai cara hijrah dari musik seperti si Fulan.

Niat yang Ikhlas Karena Allah

Yang pertama adalah masalah niat, untuk bisa hijrah dari musik dibutuhkan niat yang ikhlas semata-mata karena Allah. Kalau niatknya bukan karena Allah, maka silahkan diperbaharui. Karena seseorang akan mendapatkan sesuatu sesuai dengan apa yang telah diniatkan. Setelah itu dibutuhkan tekad yang kuat untuk bisa meninggalkan musik. 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan setiap orang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan. Maka barangsiapa hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya, maka hijrahnya kepada Allah dan rasul-Nya. Dan barangsiapa hijrahnya karena dunia yang ingin ia dapatkan atau mendapatkan wanita yang ingin ia nikahi, maka hijrahnya kepada apa yang ia inginkan itu.” [H.R. Bukhari dan Muslim]

Menghapus Musik dari Semua Perangkat

Setelah memantapkan niat untuk meninggalkan musik maka langkah selanjtnya adalah melakukan ikhtiar agar bisa terhindar dari musik dengan menghapus semua yang berkaitan dengan musik di perangkat teknologi yang kita miliki. Yah, memang berat karena kebanyakan maksiat itu nikmat terasa akan tetapi yakinlah pasti Allah menggantikan yang lebih baik jika kita menghindari yang namanya maksiat.

Tidak Bergaul dengan Teman yang Hobi Musik

Jika Anda memiliki teman dekat atau teman bergaul yang memiliki hobi mendengarkan musik, sebaiknya dihindari karena hal tersebut bisa menyurutkan kembali niat dan tekad kita untuk meninggalkan musik. Bukannya ada hadist yang menjelaskan bahwa agama seseorang tergantung dari agama temannya, maka perhatikanlah sama siapa Engkau bergaul. Faktor lingkungan memang memilki andil yang sangat besar dalam perkembangan dan pembentukan karakter seseorang. Olehnya itu, menghindari laingkungan yang hobi maksiat adalah keputusan yang tepat. Setelah itu, carilah teman yang bisa memberikan dukungan dan support kepada Anda supaya bisa betul-betul lepas dari musik.

Memperbanyak Melantungkan dan Mendengarkan Alquran

Jika dulu kita sering mendengarkan lantunan musik, maka sekarang ubahlah habits tersebut dengan memperbanyak lantunan Alquran. Musik dan Alquran sangat bertolak belakang. Orang yang gemar melantunkan musik maka susah untuk bisa dekat dengan Alquran. Akan tetapi orang yang setiap harinya dekat dengan Alquran maka sudah dipastikan bahwa dia bukan orang yang hobi bermusik. Yah, kalau masih belum bisa membaca Alquran dengan lancar, belajar! Cari guru atau teman yang bida mengajari Anda. Sembari demikian, perbanyak mendengarkan lantunan bacaan Alquran sebagai salah satu upaya untuk mengganti kebiasaan lama.

Berdoa

Lagi dan lagi, setelah semua usaha di atas telah dilakukan dengan baik, ya sisa berdoa kepada Allah untuk diberikan kemudahan dalam proses hijrah dari musik. Karena Allah lah yang membolak-balikkan hati manusia dengan mudahnya. Jangan pernah meremehkan kekuatan doa, satu-satunya yang bisa mengubah takdir seseorang adalah dengan kekuatan doa.

Itulah cara agar bisa hijrah dari musik. Semoga bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Silahkan dibagikan kepada teman-teman Anda yang sedang berusaha juga untuk meninggalkan musik supaya bisa menjadi amal jariyah kepada Anda. Semoga Allag senantiasa memudahkan langkah kita untuk bisa lebih dekat kepadaNya dengan meninggalkan saga bentuk kemaksiatan. Terimakasih.

Post a comment

Previous Post Next Post