Jangan Terlewatkan, Inilah Amalan-Amalan di Bulan Syawal

Amalan penting di bulan Syawal bukan hanya puasa 6 hari saja. Selain manfaat puasa 6 hari yang sangat besar, Anda juga bisa mendapatkan berbagai keistimewaan lainnya di salah satu bulan terbaik setelah bulan Ramadhan ini.

Selain itu, di bulan Syawal, seorang muslim didorong untuk lebih meningkatkan ibadah dan amalannya kepada Allah SWT.

Jadi, amalan di bulan Ramadhan tidak hanya berakhir di bulan puasa, tetapi terus berlanjut dan meningkat di bulan Syawal.

Lalu amalan penting apa saja yang bisa dilakukan di bulan Syawal? Berikut Popmama.com telah merangkum 7 daftar lengkapnya.

1. Puasa 6 hari di bulan Syawal

1. Puasa selama 6 hari di bulan Syawal

Freepik / rawpixel.com

Seperti telah disinggung di atas, amalan penting di bulan pertama Syawal tentu saja berpuasa selama 6 hari.

Salah satu amalan penting di bulan Syawal biasanya dilakukan mulai hari kedua bulan Syawal, karena pada hari pertama yaitu Idul Fitri dilarang berpuasa.

Setelah puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan, puasa 6 hari di bulan Syawal ini melengkapi atau melengkapi amalan Ramadhan.

Meskipun biasanya dilakukan pada hari kedua bulan Syawal, namun banyak orang yang berpuasa selama 6 hari di bulan Syawal ini pada minggu kedua bulan Syawal.

Pasalnya, pada minggu pertama Syawal sebagian besar masyarakat masih merayakan Idul Fitri dengan mengunjungi rumah keluarga dan teman.

Biasanya acara silaturahim ini diiringi dengan makan dan minum dalam rangka Idul Fitri. Keutamaan puasa Syawal ditemukan dalam hadits yang diriwayatkan oleh umat Islam.

Hadits tersebut berasal dari Abu Ayyub Al Anshori, yang pernah mendengar perkataan Nabi Muhammad.

"Siapapun yang puasa Ramadhan, lalu berpuasa selama enam hari di bulan Syawal, lalu berpuasa sekitar setahun penuh.

(Muslim)

Dengan keutamaan puasa 6 hari di bulan Syawal, akan sangat merugikan jika seorang muslim tidak memanfaatkan salah satu amalan khas bulan Syawal ini.

Cukup dengan menyelesaikan puasa Ramadhan dengan puasa 6 hari di bulan Syawal, Anda akan mendapatkan pahala seolah-olah Anda berpuasa selama setahun penuh.

Oleh karena itu, puasa 6 hari di bulan Syawal merupakan salah satu ibadah khusus bulan Syawal yang paling pahala bagi umat Islam, meskipun merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah.

Menjalankan puasa 6 hari di bulan Syawal juga merupakan wujud syukur dan mohon ampun kepada Allah SWT bagi seluruh umat Islam.



2. Menikah di bulan Syawal

Praktik penting di bulan setelah Syawal adalah melangsungkan pernikahan. Tentunya Anda sudah tidak asing lagi dengan keistimewaan bulan Syawal ini, pasalnya seringkali setelah Idul Fitri banyak umat Islam yang menikah.

Menikah pada tanggal apapun dan pada hari apapun di bulan Syawal adalah hal yang baik bagi mereka yang mengamalkannya. Seperti yang diceritakan dalam hadits muslim dari istri Rasul Aisyah RA.

"Rasulullah SAW menikahi saya selama bulan Syawal dan menghabiskan malam pertama dengan saya di bulan Syawal. Istri mana yang lebih mendapat perhatian dari saya?"

(HR. Muslim, An Nasa'i)

Jadi menikah di bulan Syawal adalah salah satu sunnah Nabi, dimana Nabi Muhammad SAW menikah di bulan Syawal.

Tentunya, amalan penting di bulan Syawal ini harus disesuaikan dengan keadaan saat ini, terlebih saat pandemi Covid-19 masih merajalela.

Untuk mengadakan pesta pernikahan, Anda mungkin tidak membutuhkan pesta besar yang mengundang banyak orang.

3. Pertemuan di bulan Syawal

Bersilaturahim adalah salah satu bentuk ibadah yang paling familiar di bulan Syawal. Salah satu amalan penting di bulan Syawal biasanya dilakukan dengan berbagai kegiatan seperti mudik ke kota asal dan saling memaafkan antara keluarga, tetangga dan sahabat.

Oleh karena itu, tidak mengherankan jika bulan Syawal begitu istimewa karena merupakan salah satu bulan di mana sebagian besar umat Islam tetap berhubungan.

Bulan Syawal merupakan bulan yang penuh berkah dan ampunan dari Allah SWT dengan silaturahmi dan ampunan yang dilakukan oleh seluruh umat Islam.

Pertemuan selama pandemi ini bisa dibodohi oleh teknologi. Mereka bisa saling meminta maaf dengan melakukan video call bersama keluarga dan teman-teman agar terhindar dari virus corona.

Selain itu, banyak juga masyarakat yang tidak dapat kembali ke kampung halaman akibat likuidasi sosial skala besar.

4. I'tikaf di bulan Syawal

Melakukan itikaf atau berdiam diri di masjid merupakan salah satu amalan penting di bulan Shaw.

tampil selama I'tikaf. I'tikaf adalah wajah seorang hamba yang menghampiri Allah SWT dengan dzikir, shalat 5 waktu dan shalat sunnah serta membaca Alquran.

Biasanya saya tidak melakukannya pada minggu terakhir Ramadhan. Kebanyakan I'tikaf dilakukan pada malam hari, ada juga yang justru melakukannya seharian tanpa keluar masjid, kecuali untuk makan.

Sebenarnya takikaf bisa dilakukan di bulan Syawal, tapi saat Ramadhan tidak ada waktu untuk melakukannya. Oleh karena itu penting agar bulan Syawal berikutnya menjadi waktu untuk menggantikan sholat yang terlewat atau tidak dilakukan selama bulan Ramadhan.

Untuk mengecoh I'tikaf di masjid-masjid terkait pandemi Covid-19, Anda bisa melakukan I'tikaf di rumah. I'tikaf di rumah bisa mengurangi penyebaran Covid-19. Tentang ini, Nabi SAW bersabda:

"Anda tidak bisa dilarang (diri Anda sendiri) dan tidak boleh dilarang oleh orang lain",

(oleh Daruquthni)

5. Sholat malam dan ibadah sunah lainnya

Tentunya di bulan Ramadhan ia telah mengamalkan berbagai aliran sunnah. Ini tentu saja harus dipertahankan di bulan-bulan berikutnya.

Justru dengan adanya bulan Ramadhan, berbagai kultus sunnah bisa diamalkan yang jarang dilakukan secara normal.

Salah satu amalan penting di bulan Syawal ini adalah melaksanakan shalat malam dan ibadah sunnah lainnya. Padahal, amalan shalat malam wajib dilakukan setelah shalat.

Oleh karena itu, sebaiknya semua amalan sunnah yang biasa dilakukan selama bulan Ramadhan tidak terputus selama bulan Syawal.

Bulan Syawal hadir untuk melengkapi dan memperbaiki amalan yang tidak bisa dilakukan selama bulan Ramadhan.

6. Bersedekah di bulan Syawal

Amalan sunnah selanjutnya yang bisa dilakukan di bulan Syawal adalah beramal. Selain mendapatkan pahala kelompok, bermain sedekah memiliki manfaat lain bagi kita.

Diketahui bahwa bersedekah dapat meningkatkan rasa empati, menghindari pelit, menambah rezeki, melatih pikiran positif, dan menambah rasa syukur.

Tidak hanya bermanfaat bagi Anda, tetapi uang yang didonasikan akan sangat bermanfaat bagi penerimanya. Apalagi saat pandemi Covid-19 seperti saat ini, pasti banyak orang yang bergelut dan kehilangan pekerjaan.

7. Bersabarlah

Yang terakhir adalah takbir. Membaca takbir sama dengan berdzikir, oleh karena itu tidak ada larangan melakukan takbir selama masih dalam batas yang wajar.

Takbir terbagi menjadi dua jenis, yaitu takbir mursal dan takbir muqayyad. Takbir mursal adalah pembacaan takbir yang tidak dibatasi waktu, sehingga dianjurkan sepanjang malam, seperti takbir pada malam Idul Fitri dan Idul Adha.

Sedangkan takbir muqayyad adalah takbiran, yang dibatasi waktunya, seperti membaca takbir setelah setiap shalat lima waktu pada hari Idul Adha dan tasyrik, 11, 12 dan 13 Dzulhijjah.

Nah, inilah tujuh amalan sunnah di bulan Syawal yang bisa menambah pahala Anda. Semoga bisa diterapkan bersama keluarga di rumah ya!

Post a Comment

Previous Post Next Post